MAHASISWA PROFESI NERS, DIUJI KETRAMPILANNYA DI PUSKESMAS BAHU!

Dinas Kesehatan Kota Manado melakukan Penerimaan Mahasiswa Praktek Profesi Ners Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado pada hari Selasa, 24 September 2019 bertempat di Lantai 2 Ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kota Manado.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, yang didampingi oleh Wakil Direktur 3 dan Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado.

Kepala Dinas Kesehatan menyatakan, mahasiswa profesi Ners memiliki keunggulan khusus dibandingkan dengan mahasiswa praktek dari S1/D4 dan D3, karena telah menjalani berbagai bentuk praktek di Puskesmas dan Rumah Sakit sehingga banyak ide, inovatif bahkan kreatif yang telah diperoleh sebelumnya untuk diberikan pada tempat praktek sekarang ini.

Saya mengapresiasi kepada mahasiswa praktek profesi Ners saat ini, dan saya menginginkan agar harus mampu membangun kerjasamadengan Puskesmas untuk memecahkan masalah maternitas (AngkaKesakitan, Kematian Ibu dan Bayi) melalui tindakan pelayanan asuhan keperawatan (standar asuhan keperawatan-Askep) pada ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, ibu nifas dan gangguan reproduksi pada ibu yang dilakukan melalui 5 aspek asuhan keperawatan yaitu Pengkajian, Diagnosa, Perencanaan, Tindakan, Evaluasi dan dokumentasi sebagai landasan teori yang mahasiswa miliki”.tuturnya.

Sementara itu Direktur Poltekes Kemenkes yang diwakili oleh Wakil Direktur 3, menyatakan bahwa Mahasiswa praktek ini akan mengimplementasi mata kuliah Maternitas langsung ke Rumah Sakit dan Puskesmas selama 3 bulan, sehingga mendapatkan pengalaman yang berharga berkaitan dengan ilmu yang diperoleh di kampus dan saat ini adalah jadwal di Puskesmas.

“Praktek ini merupakan implementasi ketrampilan yang akandiaplikasikan di Puskesmas dan Rumah sakit, sehingga pokok bahasan pada mata kuliah Maternitas dapat diselesaikan melalui praktek-praktek sesuai sasaran atau target dalam silabus, sedangkan teori yang didapat telah diaplikasikan langsung di kampus Poltekkes kemenkes Manado, jadi jangan sia-siakan kesempatan belajar lapangan ini!”,

Praktek Profesi Ners merupakan penerapan Mata Kuliah Maternitas terdiri dari Asuhan Keperawatan pada Ibu Hamil, Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir (BBL), Ibu Nifas, serta Ibu dengan gangguan reproduksi, dengan Tujuan agar mahasiswa dapat melakukan hal-hal seperti 1). pengkajian keperawatan, 2) merumuskan diagnosa keperawatan sesuai pengkajian, 3) membuat perencanaan sesuai diagnose keperawatan, 4) memberi tindakan keperawatan sesuai perencanaan keperawatan, 5) mengevaluasi sesuai tindakan asuhan keperawatan , 6) mendokumentasikan asuhan keperawatan, Ujarnya

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dijadwalkan untuk memberikan materi tentang Permenkes nomor 75 tahun 2014 dimana Puskesmas melaksanakan program atau kegiatan seperti (1) Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial dan esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat (2). UKM Pengembangan, (3) Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) kefarmasian, dan laboratorium, (4) Jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan. Juga dilanjutkan dengan materi tentang Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kota Manado sesuai Peraturan Walikota Manado Nomor 38 Tahun 2016 dan struktur organisasi Puskesmas  sesuai Peraturan Walikota Manado Nomor 58 Tahun 2017.

“Dalam UKM esensial terdiri dari Kesehatan Ibu dan Kesehatan Anak, Keluarga Berencana serta gangguan reproduksi pada wanita yang diaplikasikan program-program atau kegiatan pada poli KIA/KB, ruangan rawat inap persalinan, serta luar gedung seperti pelayanan posyandu, PIS-PK melalui kunjungan langsung kepada di kelurahan yang akan menjadi perhatian khusus untuk dilakukan dan dianalisa serta diinterpretasi oleh mahasiswa dalam bentuk laporan praktek nanti. Oleh karena itu mahasiswa pasti akan berkecimpung dan berhadapan langsung pasien, keluarga dan masyarakat maka hendaknya dapat menggunakan metode komunikasi yang tepat dan santun, sesuai dengan etika, norma di tempat di Puskesmas serta masyarakat yang mempunyai nilai-nilai budaya tersendiri”, katanya

Disela-sela kegiatan ini dilaksanakan pula penerimaan mahasiswa praktek profesi Ners secara simbolis melalui pemasangan tanda pengenal atau kartu identitas kepada 8 mahasiswa yang akan digunakan selama praktek. Pemasangan kartu identitas dilakukan masing-masing  oleh Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Poltekes Kemenkes Manado, Ketua Jurusan keperawatan, Seksi SDMK, Pembimbing Puskesmas Bahu, Para Kaprodi dan Sekprodi Profesi ners serta Dosen Pembimbing Poltekkes Kemenkes Manado yang hadir

Untuk diketahui bahwa penyelenggara kegiatan adalah Dinas Kesehatan Kota Manado melalui Seksi Sumberdaya Manusia Kesehatan (SDMK) dengan peserta mahasiswa Praktek sebanyak 29  orang dan turut dihadiri langsung Dra. Selfie Ulaen, M.Kes. sebagai Wakil Deruktur 3,  Bapak Jon W. Tangka., M.Kep., Ners., Sp. KMB selaku Ketua Jurusan Keperawatan, serta diikuti pula oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi Ners masing-masing Ners Sisfiani Sarimin, M.Kep., Ns., Sp. Kep. An dan Tineke Tololiu, Ns., M.Kep. dan para Dosen Pembimbingmasing-masing Ns. Monica Tadiayuk., M.Kes dan Ns. Esther Tamunu., M.Kep. juga dihadiri oleh Pembimbing Praktek Bapak di Puskesmas Bahu Bapak Maykel Kristian Umboh, S.Kep, Ns  Setelah selesai dengan pembekalan dilanjutkan dengan penerimaan langsung oleh Puskesmasyang akan menjadi tempat pelaksanaan Praktek di Puskesmas Bahu terhitung mulai tanggal 24 September 2019 sampai 21 Desember 2019.  Sebelum mahasiswa kembali ke kampus maka harus dilakukan evaluasi praktek tanggal 21 Desember 2019 di Dinas Kesehatan Kota Manado untuk mengetahui pelaksanaan praktek di Puskesmas.

Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Jurusan Teknologi Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes di Manado

Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Peserta Praktek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Manado di Dinas Kesehatan Kota Manado Tahun 2019, yang dilaksanakan pada hari Senin, 23 September 2019 yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Bapak Ronny Suoth, SKM, S.Psi., M.Kes. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan  meminta  agar setiap mahasiswa menggunakan kesempatan ini untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di Kampus dan memberdayakanilmu tersebut melalui praktek di Puskesmas sehingga dapat mewujudkandari perpaduan antara ilmu yang didapatkan di Kampus dan praktek ilmu yang akan diperoleh di Puskesmas. “ Silahkan mahasiswa bertanya kepada senior-senior yang ada di Puskesmas, dan setiap CI (Clinical Instruktur) yang diberi tanggung jawab untuk membimbing dan mereka wajib memberikan waktu dan perhatian yang maksimal sehingga proses pembelajaran di lapangan mendapatkan nilai tambah yang positif, melalui target-target yang diharapkan oleh mahasiswakatanya. “Begitu  juga dengan pihak pembimbing dari Kampus agar memberikan bimbing secara periodik dengan kunjungan di Puskesmas sebanyak 2-3 kali selama praktek” Ucapnya.

Sebelum sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan, maka telah diawali dengan sambutan dari Direktur Poltekkes Kemenkes. Dra. Elisabeth N. Barung, M.Kes., Apt. “ Poltekkes Kemenkes Manado mempunyai 7 jurusan dengan 13 program studi, tetapi tahun 2020 akan dibuka program studi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Bank Darah, Prodi D4 TLM, Tahun 2019 saat telah dibuka Program Studi Promosi Kesehatan dan saya menggunakan kesempatan untuk memberikan informasi kepada Puskesmas dan Dinas KesehatanUcapnya. Setelah selesai memberikan sambutan dilanjutkan dengan Penerimaan secara simbolis melalui pemasangan Jaket Almamater kepada 12 mahasiswa yang akan digunakan selama praktek, pemasangan ini dilakukan masing-masing oleh Kepala Bidang SDK , Direktur Poltekkes Kemnkes, Seksi SDMk, Puskesmas dan para dosen di Jurusan TLM.

Pemkelalan/Materi Praktek oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dengan materi tentang program atau kegiatan Puskesmas sesuai Permenkes nomor 75 tahun 2014, serta Peraturan Walikota Manado Nomor 58 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unita Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat dan Instalasi Farmasi pada Dinas Kesehatan Kota Manado serta kegiatan-kegiatan di Dinas Kesehatan sesuai Peraturan Walikota Manado Nomor 38 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi Tata Kerja dan Rincian Tugas dan Fungsi Dinas Kesehatan Kota Manado Tipe A. Berkaitan dengan materi Pembekalan maka Kepala Bidang SDK mengatakan bahwa Puskesmas yang tempat praktek harus memberikan informasi tentang kegiatan atau program-program yang sedang dilaksanakan saat ini dan tetap menekankan pada 4 program prioritas Puskesmas  dari 12 program dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu (1) Penanganan kesehatan Ibu Hamil sesuai standar, (2) Pelayanan Ibu bersalin, (3) Pelayanan Bayi Baru Lahir (BBL) dan (4) program kesehatan jiwa. Katanya.

Penyelenggara kegiatan adalah Dinas Kesehatan Kota Manado Seksi Sumberdaya Manusia Kesehatan (SDMK) Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dengan peserta kegiatan dari Clinical Instruktur (CI)Puskesmas diwakili oleh Indriyati Sasantini, AMd.AK (Puskesmas Bahu) Irmawati, AMd.Kes (Puskesmas Wawonasa) dan Jaclin Poeleo, S.Kep., Ns,(Puskesmas Kombos)  serta dari  Poltekkes Kemenkes Manado yaitu Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) sebagai peserta Praktek sebanyak 49 orang dan turut dihadiri langsung Dra. Elisabeth N. Barung, M.Kes., Apt., sebagai Direktur Poltekkes Kemenkes, Elne Vieke Rambi, S.Pd., M.Si sebagai Ketua Jurusan TLM, Muhamad Ali Makaminan, S.Kep., Ns., M.Kes sebagai Sekretaris Jurusan TLM dan dosen Pembimbing masing masing Rudolf A. Tatuh, S.Pd., dan dan Dyan Sukandar, SKM, M.Kes. Setelah selesai dengan pembekalan dilanjutkan dengan penerimaan langsung oleh Puskesmas yang akan menjadi tempat pelaksanaan Praktek di Puskesmas Bahu, Tuminting, Ranotana Weru, Wawonasa, Tikala Baru, Ranomuut, Kombos dan Paniki Bawah selama 21 hari kerja terhitung mulai tanggal 23 September 2019 sampai 16 Oktober 2019.  Sebelum mahasiswa kembali ke kampus maka harus dilakukan evaluasi praktek tanggal 16 Oktober 2019 di Dinas Kesehatan Kota Manado untuk mengetahui pelaksanaan praktek di Puskesmas.

1 PENERIMAAN MAHASISWA PESERTA PRAKTEK PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT (PPKM) JURUSAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS (TLM) POLTEKKES KEMENKES MANADO DI DINAS KESEHATAN KOTA MANADO TAHUN 2019

Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Peserta Praktek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Manado di Dinas Kesehatan Kota Manado Tahun 2019, yang dilaksanakan pada hariSenin, 23 September 2019 yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Bapak Ronny Suoth, SKM, S.Psi., M.Kes. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan  meminta  agar setiap mahasiswa menggunakan kesempatan ini untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di Kampus dan memberdayakanilmu tersebut melalui praktek di Puskesmas sehingga dapat mewujudkandari perpaduan antara ilmu yang didapatkan di Kampus dan praktek ilmu yang akan diperoleh di Puskesmas. “ Silahkan mahasiswa bertanya kepada senior-senior yang ada di Puskesmas, dan setiap CI (Clinical Instruktur) yang diberi tanggung jawab untuk membimbing dan mereka wajib memberikan waktu dan perhatian yang maksimal sehingga proses pembelajaran di lapangan mendapatkan nilai tambah yang positif, melalui target-target yang diharapkan oleh mahasiswakatanya. “Begitu  juga dengan pihak pembimbing dari Kampus agar memberikan bimbing secara periodik dengan kunjungan di Puskesmas sebanyak 2-3 kali selama praktek” Ucapnya.

Sebelum sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan, maka telah diawali dengan sambutan dari Direktur Poltekkes Kemenkes. Dra. Elisabeth N. Barung, M.Kes., Apt. “ Poltekkes Kemenkes Manado mempunyai 7 jurusan dengan 13 program studi, tetapi tahun 2020 akan dibuka program studi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Bank Darah, Prodi D4 TLM, Tahun 2019 saat telah dibuka Program Studi Promosi Kesehatan dan saya menggunakan kesempatan untuk memberikan informasi kepada Puskesmas dan Dinas KesehatanUcapnya. Setelah selesai memberikan sambutan dilanjutkan dengan Penerimaan secara simbolis melalui pemasangan Jaket Almamater kepada 12 mahasiswa yang akan digunakan selama praktek, pemasangan ini dilakukan masing-masing oleh Kepala Bidang SDK , Direktur Poltekkes Kemnkes, Seksi SDMk, Puskesmas dan para dosen di Jurusan TLM.

Pemkelalan/Materi Praktek oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dengan materi tentang program atau kegiatan Puskesmas sesuai Permenkes nomor 75 tahun 2014, serta Peraturan Walikota Manado Nomor 58 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unita Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat dan Instalasi Farmasi pada Dinas Kesehatan Kota Manado serta kegiatan-kegiatan di Dinas Kesehatan sesuai Peraturan Walikota Manado Nomor 38 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi Tata Kerja dan Rincian Tugas dan Fungsi Dinas Kesehatan Kota Manado Tipe A. Berkaitan dengan materi Pembekalan maka Kepala Bidang SDK mengatakan bahwa Puskesmas yang tempat praktek harus memberikan informasi tentang kegiatan atau program-program yang sedang dilaksanakan saat ini dan tetap menekankan pada 4 program prioritas Puskesmas  dari 12 program dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu (1) Penanganan kesehatan Ibu Hamil sesuai standar, (2) Pelayanan Ibu bersalin, (3) Pelayanan Bayi Baru Lahir (BBL) dan (4) program kesehatan jiwa. Katanya.

Penyelenggara kegiatan adalah Dinas Kesehatan Kota Manado Seksi Sumberdaya Manusia Kesehatan (SDMK) Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dengan peserta kegiatan dari Clinical Instruktur (CI)Puskesmas diwakili oleh Indriyati Sasantini, AMd.AK (Puskesmas Bahu) Irmawati, AMd.Kes (Puskesmas Wawonasa) dan Jaclin Poeleo, S.Kep., Ns,(Puskesmas Kombos)  serta dari  Poltekkes Kemenkes Manado yaitu Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) sebagai peserta Praktek sebanyak 49 orang dan turut dihadiri langsung Dra. Elisabeth N. Barung, M.Kes., Apt., sebagai Direktur Poltekkes Kemenkes, Elne Vieke Rambi, S.Pd., M.Si sebagai Ketua Jurusan TLM, Muhamad Ali Makaminan, S.Kep., Ns., M.Kes sebagai Sekretaris Jurusan TLM dan dosen Pembimbing masing masing Rudolf A. Tatuh, S.Pd., dan dan Dyan Sukandar, SKM, M.Kes. Setelah selesai dengan pembekalan dilanjutkan dengan penerimaan langsung oleh Puskesmas yang akan menjadi tempat pelaksanaan Praktek di Puskesmas Bahu, Tuminting, Ranotana Weru, Wawonasa, Tikala Baru, Ranomuut, Kombos dan Paniki Bawah selama 21 hari kerja terhitung mulai tanggal 23 September 2019 sampai 16 Oktober 2019.  Sebelum mahasiswa kembali ke kampus maka harus dilakukan evaluasi praktek tanggal 16 Oktober 2019 di Dinas Kesehatan Kota Manado untuk mengetahui pelaksanaan praktek di Puskesmas.

MAGANG MAHASISWA FKM UNSRAT YANG BERKUALITAS MEMBERIKAN DAMPAK TERHADAP PENYELESAIAN MASALAH KESEHATAN DI PUSKESMAS



Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Peserta Praktek/Magang MahasiswaFakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat Manado yang terbagiatas bidang minat Kesehatan Lingkungan, Gizi, Promosi Kesehatan, Surveilan, Administrasi Kebijakan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Manado Tahun 2019, yang dilaksanakan pada hari Senin, 4 September 2019 yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado. Dalamsambutannya Kepala Dinas Kesehatan  meminta  agar setiap mahasiswamenggunakan kesempatan ini untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di Kampus dan memberdayakan ilmu tersebut melalui praktekdi Puskesmas sehingga dapat mewujudkan dari perpaduan antara ilmuyang didapatkan di Kampus dan praktek ilmu yang akan diperoleh diPuskesmas.

FKM UNSRAT sangat mendukung penuh kegiatan penerimaanmahasiswa praktek di Dinas Kesehatan Kota Manado sebelummahasiswa turun ke Puskesmas sebagai tempat pelaksanaan praktek, karena dengan adanya penerimaan mahasiswa, akan membentukhubungan emosional yang baik dengan suasana ditempat magang nanti, karena itu pada momen penerimaan ini pihak Puskesmas dan DinasKesehatan mengambil kesempatan untuk memberikan informasitentang gambaran umum mengenai program-program atau kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Manado, sehingga mahasiswa dapat melakukan analisa atau telaanterhadap teori yang diperoleh melalui kampus untuk dimplementasikan dalam praktek nyata melalui kegiatan praktek.

Untuk mensukseskan praktek ini, maka setiap Puskesmas telah menunjuk petugas kesehatan sebagai pembimbing lapangan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan program studi dari setiapmahasiswa peserta praktek serta ditunjang lagi oleh pembimbingakademik dari kampus. Dukungan kegiatan ini pula sudah di atur dalambentuk MoU antara pihak Dinas Kesehatan Kota Manado dengan pihak FKM Unsrat akan menjadi regulasi pengikat yang kuat, dimana Puskesmas harus memberikan perhatian bahkan bimbingan maksimal melalui kegiatan dalam magang dari mahasiswa seperti melakukan identifikasi masalah di Puskesmas, mahasiswa menetukan prioritasmasalah, memberikan rekomendasi untuk pemecahan masalah, membuat kajian pemecahan masalah melalui kesesuaian  antara teori yang diaplikasikan di Kampus dan ketrampilan yang diaplikasikandalam praktek di Puskesmas.

Diharapkan kehadiran magang mahasiswa yang berkualitasmemberikan dampak terhadap penyelesaian masalah kesehatan dipuskesmas, karena itu mahasiswa harus memberikan kontribusi berupaide, pemikiran yang kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalahkesehatan di Puskesmas”, ujan dr. Ivan Sumenda Marthen, MM., selakuKepala Dinas Kesehatan Kota Manado.

Setelah selesai memberikan sambutan dilanjutkan dengan Penerimaan secara simbolis melalui pemasangan tanda pengenal atau kartu identitaskepada 12 mahasiswa yang akan digunakan selama praktek. Pemasangan kartu identitaa dilakukan masing-masing  oleh Kepala Dinas Kesehatan, Ketua dan Sekretaris Panitia Magang FKM, Kepala Bidang SDK, Seksi SDMK, KTU Puskesmas yang hadir.

Pembekalan/Materi Praktek oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusiadengan materi tentang program atau kegiatan Puskesmas sesuaiPermenkes nomor 75 tahun 2014, serta Peraturan Walikota Manado Nomor 58 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unita Pelaksana Teknis Daerah PusatKesehatan Masyarakat dan Instalasi Farmasi pada Dinas KesehatanKota Manado serta kegiatan-kegiatan di Dinas Kesehatan sesuaiPeraturan Walikota Manado Nomor 38 Tahun 2016 tentang SusunanOrganisasi Tata Kerja dan Rincian Tugas dan Fungsi Dinas KesehatanKota Manado Tipe A. Berkaitan dengan materi Pembekalan makaKepala Bidang SDK mengatakan bahwaPuskesmas yang menjaditempat praktek harus memberikan informasi tentang kegiatan atauprogram-program yang sedang dilaksanakan saat ini dan tetapmenekankan pada 4 program prioritas Puskesmas  dari 12 program dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu (1) Penanganankesehatan Ibu Hamil sesuai standar, (2) Pelayanan Ibu bersalin, (3) Pelayanan Bayi Baru Lahir (BBL) dan (4) program kesehatan jiwa”. Ungkapnya.

Penyelenggara kegiatan adalah Dinas Kesehatan Kota Manado SeksiSumberdaya Manusia Kesehatan (SDMK) Bidang Sumber DayaKesehatan (SDK) dengan peserta mahasiswa Praktek sebanyak 60  orang dan turut dihadiri langsung dr. Eva Mantjoro, Phd. SelakuKetua Panitia Magang Yulianti Sanggelorang, SKM, MPH selakuSekretaris Panitia Magang juga dihadiri oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas diwakili oleh Esther Agnes Solang, A.Md. Kep.(Puskesmas Wenang), Dewi Asmarini Amir, A.Md.Kep. (PuskesmasTeling Atas), Yunita  Arlinda Komansilan (Puskesmas Sario), Agustin Femmy Helmy Kandou, S.Kep. M.Kes. (Puskesmas Ranotana Weru), Juspitje Mohor, S.Sos. (Puskesmas Kombos), Cerlin Maria Montung, A.Md.Kep., SKM (Puskesmas Bahu), Dahlan Karim, S.ST (PuskesmasWawonasa)  Setelah selesai dengan pembekalan dilanjutkan denganpenerimaan langsung oleh Puskesmas yang akan menjadi tempatpelaksanaan Praktek di Puskesmas Bahu, Minanga, Sario, RanotanaWeru, Wenang, Tikala Baru, Wawonasa, Kombos, Ranomuut,Bailang, Teling Atas, Bailang, Teling Atas selama 21 hari kerjaterhitung mulai tanggal 4 September 2019 sampai 27 September 2019.  Sebelum mahasiswa kembali ke kampus maka harus dilakukanevaluasi praktek tanggal 27 September 2019 di Dinas Kesehatan Kota Manado untuk mengetahui pelaksanaan praktek di Puskesmas.